28 February 2015

Senandung menjelang tidur

Jangan kau kira bapak akan kehabisan cerita buat kubisikan ke telinga menjelang tidurmu nak.
Sebab bapak merasa masih banyak yang mesti engkau dengar, masih banyak yg harus engkau pelajari tentang hidup. Tentang matahari yang terik. Matahari yg sengaja menghapus mendung agar tak sampai hujan, lantas melenyapkan harapan rumput kering agar iklas kehilangan impian. Atau tentang hujan deras yang menutup terik matahari. Meredupkan cahaya nya. Menurunkan batas langit hingga cita cita cakrawala tak sampai pada puncaknya.
Karena engkaupun akan segera beranjak dewasa. Pelajarilah tentang matahari, tentang mendung, tentang hujan ataupun tentang apa saja yg engkau lihat. Bahwa mereka mungkin akan berjalan tidak sesuai dengan apa yg engkau maksudkan, bahwa mereka selalu memilih jalannya sendiri seperti apa kata takdir Tuhan. Tetapi yakinlah bahwa setiap apa yg terjadi itulah yang terbaik, itulah apa yang seperti dikatakan Tuhan. Maka berjalanlah beriringan dengan alam, berjalanlah beriringan dengan apa yg dikatakan Tuhan. Berjalanlah beriringan dengan terik matahari meski tubuhmu penat, atau bermainlah dengan rinai deras hujan, meskipun badanmu menggigil. Sebab apapun bentuk kesulitan yg engkau hadapai itu hanyalah mula dari semua kemudahan yang bakal engkau terima. Setiap kesulitan hanya akan membuatmu semakin dewasa. Semakin dekat dengan Tuhan. Semakin mengerti bahwa Tuhan selalu membimbingmu.
Maka semuaitu akan menjadi ceritera indah pada masanya. Masa ketika engkau akan menjadi Bapak buat anak anakmu kelak.

No comments:

Post a Comment