Bapak,
Telah kutuliskan rindu ku padamu
diatas permukaan air kali agar
Ia mengalir mengikuti likunya menuju laut.
Lantas akan kubiarkan ia menjadi uap basah
karena belaian panas matahari,
menuju langit, menjadi mendung, dan turun
sebagai gerimis,
agar melepaskan hausku akan belaian
petuahmu.
Kutitipkan rinduku pada malam dingin,
agar ia tertiup angin musim ke bukit.
Dan disana kubayangkan daun-daun suruh
(yang ketika itu kita tanam)
mulai menari dengan gemulai karena
belaiannya.
Mendendangkan nyanyian alam, membawaku
tidur, menghantarkan mimpiku menemuimu.
Kulantunkan riduku padamu
dalam setiap hembusan nafas,
dalam setiap detak jantung,
di setiap denyut nadi
agar dalam setiap langkahku
memegang teguh apa yang telah engkau
tanamkan.
In memoriam : Bapak
..adalah sobekan kertas di meja sekolah ketika itu..yang terbuang dan tiada arti..
22 February 2015
Surat Rindu Buat Bapak
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment